share

Efek begadang bagi kesehatan

Gambar Mempunyai Hak Cipta

 

Bagi kaum nokturnal, begadang adalah hal yang biasa bahkan merupakan prime time bagi mereka. Bagi mereka, malam hari adalah sumber inspirasi. Sebaliknya siang hari sering digunakan untuk istirahat.

Sebagai pebisnis yang bergerak di bidang jasa pembuatan aplikasi, budaya ini juga sangat melekat ke karyawan dan tim kita khususnya tim programmer. Seorang programmer biasanya akan menyelesaikan pekerjaan ketika malam hari. Siang hari biasanya mereka hanya menghabiskan waktu dengan mengobrol bahkan bermain game.

Hal ini juga lah yang membuat saya sebagai pemilik bisnis, memutuskan lebih banyak mengambil karyawan lepas daripada karyawan tetap dalam bidang programmer. Tentu mempunyai kelebihan dan kekurangan. Kelebihannya saya tidak perlu membayar gaji jika pekerjaan mereka tdak selesai. Dari pihak programmer juga bebas melakukan pekerjaan kapan saja asal sesuai dengan waktu yang ditentukan.

Kelemahannya adalah, biasanya tim programmer akan minta waktu diskusi malam hari, tentu setelah jam kerja usai. Sehingga saya sebagai pemilik akan menghabiskan waktu yang lebih banyak sehari-harinya.

Begadang menurut saya merupakan budaya yang dimulai dari kebiasaan. Kebiasaan yang buruk malah menurut saya. Begadang menurut saya akan menghabiskan energi berlebih ketika mengerjakan waktu normal. Begadang mempunyai efek buruk bagi kesehatan pelakunya, diantaranya:

1. Menambah Berat Badan

Begadang membuat tubuh kita akan merasa lapar berlebihan dan cenderung akan makan pada jam seharusnya tubuh istirahat.

2. Kulit Kelihatan Tua

Sudah bukan rahasia lagi kalau regenerasi kulit dilakukan  pada malam hari. Jadi jika anda pecinta begadang, percayalah kulit akan tetap kelihatan kusam walaupun sudah perawatan. Karena waktu tidur yang cukuplah yang membuuat kulit segar.

3. Menurunkan Kemampuan Berpikir

Ketika kita merasa begadang lebih nyaman berpikir, justru sebaliknya. begadang sebenarnya menurunkan kemampuan berpikir. Orang yang suka begadang akan membuat kemampuannya menerima informasi menurun.

4. Depresi

Begadang sangat berpotensi menyebabkan depresi. Terkesan sepele tapi karena pembagian waktu yang tidak tepat akan membuat pelaku begadang kurang waktu dalam menyelesaikan pekerjaan. Tentu tuntutan untuk selesai akan membuat depresi jika tidak sesuai target? Kenapa tidak sesuai target? Karena tidak mempunyai managemen waktu yang baik.

Begadang merupakan budaya buruk dari buruknya managemen waktu. Dengan beralasan kalau lebih nyaman bekerja di malam hari justru sebenarnya adalah pembenaran terhadap turunnya daya pikir. Prilaku buruk inii sebenarnya bisa diubah dengan menerapkan prilaku baik dan konsisten dilakukan tiap hari.

Masih berpikir begadang adalah gaya yang tepat dalam menjalani hidup? Yakin tubuh akan mampu bertahan lama? Mari ubah kebiasaan begadang dengan membuat managemen waktu yang tepat.

#ODOP_6

#Nonfiksi

#OpiniKesehatan

#perempuandigital

 

share
Cari Lagi