share

Pelanggan mengesalkan? Lakukan 5  hal Berikut !

Gambar Mempunyai Hak Cipta

 

Berbisnis yang di gadang-gadang sebagai profesi mentereng dan punya banyak penghasilan, di balik itu semua terdapat cerita yang kadang buat miris. Katanya dengan berbisnis punya banyak waktu, padahal aslinya hampir tidak punya waktu untuk diri sendiri. Pebisnis katanya punya penghasilan selangit, padahal kadang pusing untuk gaji karyawan.

Dengan memasuki dunia bisnis, persiapkan mental melayani karena pelanggan tidak akan peduli bagaimana keadaan kita, mereka hanya peduli terhadap pelayanan terhadap mereka. Apa yang akan dilakukan untuk mencegah pelanggan membuat kita kesal?

1.       Siapkan perjanjian yang jelas diawal, bahwa kita adalah patner. Terutama di bisnis jasa, bukan berarti ketika pelanggan telah membayar maka mereka berhak untuk mengatur anda sepenuhnya.

2.       Jelaskan hak dan kewajiban pelanggan. Jangan hanya menuntut haknya, pastikan juga pelanggan melakukan kewajibannya.

3.       Jelaskan jam kerja kita dengan detail, jam berapa kita akan membalas cepat pesan mereka dan jam berapa kita tidak menjawab pertanyaan mereka dan akan di balas pada jam kerja berikutnya.

4.       Tekankan menggunakan bahasa yang sopan dan beretika. Tekankan kepada pelanggan bahwa mereka harus menggunakan bahasa yang sopan dan beretika, jika melanggar kita berhak memutuskan  kerjasama secara sepihak tanpa pengembalian dana.

5.       Lakukan pekerjaan kita dengan profesional dan bertanggung jawab sehingga pelanggan tetap loyal terhadap kita.

Berbisnis apalagi di bidang jasa, haruslah jelas akadnya di awal. Jangan sampai karena ketidakjelasan akad maka kita diremehkan oleh pelanggan. Tidak jarang pelanggan akan merasa berkuasa karena sudah membayar biaya jasa.

Berbisnis memang untuk memperbaiki taraf hidup dan membantu orang yang membutuhkan jasa kita, tetapi bukan berarti pelanggan berhak untuk mengatur segala sesuatunya. Jelaskan dengan pelan dan ramah kalau anda mempunyai aturan dan tunjukkan perjanjiannya. Jangan sampai kita mengatasnamakan aturan malah tidak punya aturan hitam diatas putih. Buat aturan dengan jelas dan tegas.

Bagaimana jika pelanggan tetap membuat anda kesal? Putuskan saja kerjasama yang disepakati, percayalah rezeki anda berarti bukan melalui dia. Karena terkadang ada masanya pelanggan yang tidak tahu sama sekali akan sok tahu dan merasa paling tahu tapi ketika dijelaskna tetap saja nggak paham. Pelanggan jenis ini hanya akan menguras tenaga kita untuk pelanggan lain. Jangan sampai pelangan tersebut malah membuat bisnis kita rusak.

Bagaimana? Pernah punya pengalaman mendapat pelanggan mengesalkan?

#ODOP_6

#Nonfiksi

#perempuandigital

 

share
Cari Lagi